Pinjem100
Laboratorium Virtual Simulasi Kas Proyek Konstruksi
Tujuan
Mahasiswa mempertimbangkan apakah suatu proyek atau portofolio masih muat di kas jangka pendek. Laba di laporan belum tentu ada uang di rekening.
Buka sekali saat ada jaringan. Setelah itu bisa dipakai tanpa koneksi.
Setelah lab ini
- Membedakan pendapatan, penerimaan, beban, dan pengeluaran.
- Membaca RAB A–G sampai ke laba rugi: C beban, D laba kotor, E pendapatan, F PPN, G kontrak.
- Melihat kas menumpuk minus meskipun laba positif.
- Membandingkan satu pasar dengan berbagai pasar, dan jadwal mulai yang berbeda.
- Menimbang ekuitas, cadangan, dan utang, termasuk jeda pencairan dan termyn.
- Memilih lingkup grafik Keuangan: satu proyek atau portofolio perusahaan.
- Melihat hasil cadangan di laba rugi, sementara uangnya belum cair.
Tiga ruang kerja
- Proyek — Satu kontrak: setting, RAB A–G, Gantt, kurva S, kas, laba rugi.
- Portofolio — Tiga proyek. Satu pasar (seragam) atau berbagai pasar (tidak seragam). Kas gabungan, laba rugi perusahaan.
- Keuangan — Setting ekuitas dan utang perusahaan. Grafik: satu proyek, atau portofolio seragam / tidak seragam.
Modul lab ada di dokumen terpisah. Untuk salinan, hubungi pengampu (abduh@itb.ac.id).
Istilah
Empat arus
- Pendapatan (Earning)
- Kerja selesai. RAB E, diakui sesuai progres.
- Penerimaan (Receipt)
- Kas masuk. Bisa mundur karena lag, UM, retensi.
- Beban (Expense)
- Biaya diakui saat kerja. RAB C.
- Pengeluaran (Disbursement)
- Kas keluar ke tukang, toko, alat, pajak.
RAB
- A
- Biaya langsung — upah, bahan, alat. Porsi slider berlaku di sini.
- B
- Biaya tidak langsung — overhead, tidak dipecah porsi.
- C
- Biaya total (A + B). Beban pokok di laba rugi.
- D
- Keuntungan 10% × C, sebelum pajak.
- E
- Biaya total & keuntungan (C + D). DPP, pendapatan.
- F
- PPN 11% × E. Bukan beban laba rugi.
- G
- Nilai kontrak (E + F). Kas kotor ke owner.
Pajak dan kontrak
- DPP
- Dasar pengenaan pajak. Sama dengan RAB E.
- PPN
- Pajak pertambahan nilai 11%. Keluaran saat tagih, masukan saat beli bahan.
- PPh Final 4(2)
- 1,75% × RAB E. Pajak penghasilan jasa konstruksi.
- UM
- Uang muka. Default rumah 15%.
- Lag
- Jeda cair. Tagihan, pinjaman, atau bayar ke toko.
- Tempo bayar
- Jeda kerja selesai sampai kas keluar ke tukang, toko, atau alat.
- Retensi
- Sisa ditahan owner sampai beres.
- Termyn
- Angsuran tagihan atau pengembalian utang.
- SP2D
- Pencairan pemda. Bisa beku di akhir tahun anggaran.
Waktu kerja
- Gantt
- Jadwal pekerjaan dalam minggu kalender.
- Kurva S
- Progres kerja kumulatif 0–100%. Di spreadsheet: Progress m.
Perusahaan
- Ekuitas
- Modal sendiri di kas awal.
- Fasilitas utang
- Plafon KMK. Batas, bukan jumlah yang otomatis terpakai.
- Puncak utang terpakai
- Kebutuhan kas yang benar-benar ditarik. Ini yang dibawa ke bank.
- Lingkup grafik
- Di Keuangan: satu proyek, portofolio seragam, atau portofolio tidak seragam. Setting tetap perusahaan.
- Zona hijau / kuning / merah
- Longgar, mepet, atau menembus plafon.
- Cadangan
- Kas di luar proyek. Hasilnya masuk laba, cairnya bisa mundur.
- Parkir / cair
- Kelebihan kas dipindah ke cadangan; cadangan dijual kembali ke proyek.
- Kas kumulatif
- Jumlah penerimaan minus pengeluaran, dari nol, tanpa utang.
- Kas di tangan
- Uang di rekening: ekuitas, arus proyek, utang, cadangan yang sudah cair.
- DER
- Utang puncak ÷ ekuitas.
- ROE
- Laba bersih ÷ ekuitas.
Untuk pengampu: Rekap pemakaian